Seni Anyaman Rotan Ciruas: Karya Tradisional yang Bertahan di Era Modern
Anyaman rotan Ciruas tetap eksis di era modern dengan sentuhan inovatif. Artikel ini mengulas sejarah, tren terkini, dan upaya pelestariannya.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Anyaman rotan Ciruas telah ada sejak abad ke-19 dan menjadi warisan budaya.
- Tren 2025–2026 memperlihatkan peningkatan permintaan produk anyaman ramah lingkungan.
- Harga produk anyaman berkisar antara Rp150.000 hingga Rp1.500.000 tergantung kerumitan.
- Sentra kerajinan rotan Ciruas buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB.
- Pengrajin mulai mengadopsi teknik modern seperti pewarnaan alami dan desain kontemporer.
Sejarah Anyaman Rotan Ciruas
Anyaman rotan Ciruas telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal sejak abad ke-19. Di masa lalu, masyarakat Ciruas memanfaatkan rotan sebagai bahan utama untuk membuat peralatan rumah tangga seperti keranjang, meja, dan kursi. Keterampilan ini diturunkan dari generasi ke generasi, menjadikan Ciruas sebagai pusat kerajinan rotan di Banten. Pada tahun 1970-an, pemerintah mulai mendukung pengembangan kerajinan ini dengan memberikan pelatihan dan akses pasar. Meskipun sempat menghadapi tantangan pada era industri, anyaman rotan Ciruas tetap bertahan hingga kini.
Tren Anyaman Rotan di Era Modern
Tren anyaman rotan Ciruas pada tahun 2025–2026 menunjukkan peningkatan permintaan produk ramah lingkungan. Konsumen global semakin peduli pada keberlanjutan, sehingga produk anyaman rotan yang biodegradable dan alami menjadi pilihan utama. Pengrajin Ciruas pun mulai mengadopsi teknik modern seperti pewarnaan alami dan desain kontemporer untuk menarik minat pasar muda. Produk unggulan seperti tas tangan, lampu hias, dan furnitur minimalis menjadi favorit. Harga produk berkisar antara Rp150.000 untuk keranjang kecil hingga Rp1.500.000 untuk furnitur besar.
Upaya Pelestarian dan Inovasi
Untuk menjaga eksistensi anyaman rotan Ciruas, pemerintah dan komunitas lokal terus melakukan berbagai upaya. Pada tahun 2025, dibentuk pusat pelatihan kerajinan rotan yang menyediakan kursus gratis bagi generasi muda. Selain itu, pengrajin didorong untuk berkolaborasi dengan desainer modern guna menciptakan produk yang relevan dengan pasar global. Sentra kerajinan rotan Ciruas juga semakin ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada akhir pekan. Jam operasionalnya adalah pukul 08.00–17.00 WIB setiap hari. Dengan dukungan ini, anyaman rotan Ciruas diharapkan tetap menjadi kebanggaan daerah.
Orang Juga Bertanya
Di mana bisa membeli anyaman rotan Ciruas?
Produk anyaman rotan Ciruas dapat dibeli langsung di sentra kerajinan Ciruas atau melalui platform e-commerce lokal seperti Tokopedia dan Shopee.
Berapa harga produk anyaman rotan Ciruas?
Harga produk bervariasi, mulai dari Rp150.000 untuk keranjang kecil hingga Rp1.500.000 untuk furnitur besar.
Apakah ada pelatihan untuk belajar anyaman rotan?
Ya, terdapat pusat pelatihan kerajinan rotan di Ciruas yang menyediakan kursus gratis bagi masyarakat lokal.
Bagaimana cara mengunjungi sentra kerajinan Ciruas?
Sentra kerajinan Ciruas terletak di Jalan Raya Ciruas dan buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB. Aksesnya mudah dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum.