CDenyut Ciruas
Sejarah dan Budaya Ciruas

Menguak Jejak Kesultanan Banten di Ciruas: Dari Peninggalan Turki hingga Tradisi Lokal

Artikel ini mengupas sejarah dan budaya Ciruas yang terhubung dengan Kesultanan Banten, mulai dari peninggalan Turki hingga tradisi lokal yang masih hidup hingga tahun 2025–2026.

Menguak Jejak Kesultanan Banten di Ciruas: Dari Peninggalan Turki hingga Tradisi Lokal

Inti Sari

  • Ciruas memiliki hubungan historis kuat dengan Kesultanan Banten, terutama melalui peninggalan arsitektur Turki.
  • Masjid Agung Ciruas menjadi saksi bisu perpaduan budaya Islam lokal dan pengaruh Turki.
  • Tradisi 'Pesta Laut' masih dilestarikan sebagai warisan budaya yang hidup hingga tahun 2025.
  • Pemerintah setempat berencana meningkatkan promosi wisata sejarah Ciruas mulai tahun 2026.
  • Ciruas juga dikenal dengan kerajinan tangan tradisional yang terinspirasi dari motif Kesultanan Banten.

Pengaruh Turki di Arsitektur Ciruas

Ciruas menyimpan jejak sejarah Kesultanan Banten yang terlihat melalui arsitektur khas Turki. Salah satu contohnya adalah Masjid Agung Ciruas, yang dibangun dengan gaya atap bertingkat dan ornamen kaligrafi khas Turki. Masjid ini diperkirakan dibangun pada abad ke-17 dan menjadi salah satu ikon penting di Ciruas. Tahun 2025, pemerintah setempat berencana merestorasi bagian-bagian masjid yang sudah rusak untuk menjaga warisan budaya ini.

Tradisi Lokal yang Terkait dengan Kesultanan Banten

Salah satu tradisi yang masih dilestarikan hingga tahun 2025 adalah 'Pesta Laut'. Acara ini diadakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur masyarakat terhadap hasil laut. Tradisi ini diyakini bermula dari era Kesultanan Banten sebagai bagian dari ritual keagamaan dan perlindungan nelayan. Selain itu, Ciruas juga dikenal dengan kerajinan tangan tradisional seperti anyaman dan ukiran kayu yang terinspirasi dari motif Kesultanan Banten.

Rencana Pengembangan Wisata Sejarah Ciruas

Mulai tahun 2026, pemerintah Kabupaten Serang berencana mempromosikan Ciruas sebagai destinasi wisata sejarah. Salah satu fokusnya adalah mengembangkan jalur wisata yang menghubungkan situs-situs bersejarah seperti Masjid Agung Ciruas dan pusat kerajinan tradisional. Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus melestarikan budaya lokal.

Sering Ditanyakan

Apa yang membuat Masjid Agung Ciruas unik?

Masjid Agung Ciruas unik karena arsitekturnya yang memadukan gaya lokal dengan pengaruh Turki, terutama pada ornamen kaligrafi dan atap bertingkat.

Kapan tradisi 'Pesta Laut' biasanya diadakan?

Tradisi 'Pesta Laut' diadakan setiap tahun, biasanya pada bulan Juni atau Juli, sebagai bentuk rasa syukur terhadap hasil laut.

Apakah ada barang kerajinan khas Ciruas yang bisa dibeli?

Ya, Ciruas terkenal dengan anyaman dan ukiran kayu yang terinspirasi dari motif Kesultanan Banten. Barang-barang ini bisa ditemukan di pusat kerajinan setempat.

Apakah rencana pengembangan wisata Ciruas sudah pasti?

Rencana pengembangan wisata Ciruas sudah dirancang oleh pemerintah Kabupaten Serang dan dijadwalkan mulai diimplementasikan pada tahun 2026.